Anggota DPD RI M. Nuh Ungkap Kampanye Akbar Anies di Sumut Disambut Masyarakat Luas Biasa

Anggota DPD RI M. Nuh Ungkap Kampanye Akbar Anies di Sumut Disambut Masyarakat Luas Biasa

 DELI SERDANG – Anggota DPD RI K.H. Muhammad Nuh turut menghadiri acara kampanye akbar Anies Baswedan di Lapangan Reformasi, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Derdang, Sumatera Utara pada Kamis, 1 Februari 2024, dua hari lalu.

Senator dari daerah pemilihan Sumut ini menyaksikan langsung betapa besarnya dukungan masyarakat terhadap calon presiden nomor urut 1 tersebut. Puluhan ribu warga penuh semangat menghadiri acara tersebut sejak siang, sementara Anies baru tiba di lokasi hampir pukul 17.30 WIB.

“Kegiatan kampanye akbar di Deli Serdang, Sumatera Utara ini menjadi bukti bahwa Pak Anies itu diharapkan betul oleh masyarakat. Mereka mulai jam 1 siang sudah di lokasi dan tidak beranjak (sampai Anies tiba). Tidak sedikit yang pingsan dan dibantu tim medis yang sudah disiapkan,” jelasnya kepada KBA News Sabtu, 3 Februari 2024.

“Nah, itu artinya bahwa Pak Anies itu dicintai dan diharapkan oleh masyarakat Sumatera Utara khususnya dan masyarakat Indonesia secara umum,” katanya melanjutkan.

Besarnya jumlah massa yang datang bahkan sampai tuah ruah memadati sepanjang jalan menuju lokasi sehingga memaksa Anies turun dari kendaraan dan berjalan sampai 2-3 kilometer.

Tak hanya Anies, anggota Komite I DPD RI yang akrab disapa Ustadz Nuh ini juga harus berjalan sampai 100 meter menuju lokasi, padahal dia tiba jauh lebih awal sekitar pukul 14.00 WIB.

“Ya padat betul. Saya sendiri terpaksa cari-cara jalan. Untung ada kawan yang bantu mengusahakan, sekitar 100 meter dari lokasi baru dapat (tempat) parkir. Setelah itu jalan kaki. Dan alhamdulillah bisa naik ke atas panggung,” sambung Pembina Pesantren Al-Uswah di Langkat, Sumut ini.

Melihat massa yang membeludak tersebut, dia optimistis Anies-Muhaimin (AMIN) akan menang di provinsi tersebut. Terlebih di berbagai daerah di Sumut yang dikunjunginya, masyarakat juga menyatakan dukungan kepada mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

READ BACA BOS KU!!!!  JARI : Ketika Politik Hilang Kebajikan

“Kalau masyarakat ditanya, itu memang cukup banyak ya, hampir semua forum yang kita (kunjungi saat) turun ke lapangan itu menyatakan mendukung Anies,” ungkap Ustadz Nuh, yang kembali maju sebagai calon anggota DPD RI ini.

Namun, dia menegaskan, target kemenangan tersebut akan terwujud kalau tidak ada kecurangan atau intervensi dari pihak penguasa. Sementara sejauh ini disinyalir sudah ada upaya-upaya memobilisasi kepala lingkungan di Kota Medan misalnya untuk mendukung salah satu paslon.

Bahkan yang sudah jelas terungkap Kabid SMP Dinas Pendidikan Kota Medan Andy Yudistira mengkampanyekan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

“Dan secara terus terang itu Wali Kota Medan Bobby (Nasution) buat spanduk dukungan di jalan. Itu enggak betul. Kepala daerah mestinya menahan diri lah untuk tidak terlalu agresif. Itu yang terbuka, yang tertutup bisa lebih dahyat lagi,” ucap Dewan Pertimbangan MUI Sumut ini dengan nada miris.

Tapi kalau tidak ada kecurangan dan intervensi, katanya lagi menekankan, AMIN akan menang bahkan bisa meraih suara di atas 50 persen atau menang 1 putaran di Sumut. Dia pun sepakat dengan Anies yang dalam orasinya saat kampanye menyebut Sumut akan menjadi salah satu provinsi penentu kemenangan. Bila di Sumut menang, AMIN juga akan menang di tingkat nasional.

“Saya pikir betul itu. Karena Sumut memang dari segi perimbangan kemajemukan etnis, agama itu kan memang begitu variatif, heterogen sekali. Apalagi Sumut ini peringkat ke-4 (penduduk terbanyak) setelah Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah,” demikian KH Muhammad Nuh. (Kba)