Menko Polhukam Imbau TNI-Polri tak Rotasi Jabatan Sampai Pilkada Selesai

Menko Polhukam Hadi Tjahjanto

JAKARTA − Menko Polhukam Hadi Tjahjanto memerintahkan Panglima TNI, Kapolri, dan aparat penegak hukum lainnya untuk tidak melakukan rotasi jabatan selama masa pelaksanaan pilkada serentak.

“Kami mengharapkan kepada pimpinan TNI/Polri untuk tidak merotasi dulu pejabatnya, sampai dengan Pilkada serentak selesai,” ujar Hadi, Selasa (30/7/24).

Hal itu disampaikan Hadi dalam Rapat Koordinasi Jelang Pilkada di Bali, Selasa (31/7/2024).

Menurutnya, larangan rotasi itu perlu dilakukan guna memastikan kesiapan rencana-rencana yang telah dibuat untuk persiapan pilkada, termasuk rencana anggaran.

“Nanti akan saya sampaikan kembali kepada Panglima TNI/Kapolri dan Pak JA (Jaksa Agung) supaya tetap dipertahankan sampai dengan Pilkada serentak selesai,” ujarnya.

Hadi juga mengajak pemerintah daerah bersama-sama menjaga stabilitas di bidang politik, hukum, dan keamanan agar situasi dapat tetap dalam keadaan kondusif dan terkendali. Dia juga meminta peningkatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah guna menyukseskan penyelenggaraan pilkada sesuai dengan regulasi dan ketentuan yang berlaku.

Menko Hadi juga mengimbau pemerintah daerah yang memiliki tanggung jawab dalam fasilitasi pilkada melakukan langkah-langkah strategis. Hal itu dalam rangka mengoptimalkan perannya sebagai elemen pemerintahan yang terdekat dengan penyelenggara pilkada.

“Pemerintah Daerah agar memberikan fasilitasi terhadap penyelenggara Pilkada supaya Pilkada dapat berjalan sesuai dengan jadwal dan tahapan yang telah ditetapkan,” ujarnya. [Ain]