Hari Terakhir, PDIP dan PKB Belum Usung Jagoan di Pilkada Jabar

 JAKARTA − Tiga partai politik yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) belum mengumumkan jagoannya di Pilkada Jawa Barat. Ketiganya juga belum memberi kepastian apakah akan berkoalisi atau mengusung calon masing-masing.

Hari ini, menjadi batas paling akhir, bagi partai politik untuk mengusung calon gubernur dan calon wakil gubernur ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jawa Barat. Hingga berita ditulis, baru dua pasangan calon yang dipastikan akan menjadi peserta kontestasi politik di Bumi Pasundan.

Koalisi Indonesia Maju atau KIM Plus, yang berisi 13 partai, mengusung mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dan mantan Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan.

Satu calon lainnya berasal dari koalisi Partai Nasdem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Mereka mengusung Presiden PKS Ahmad Syaikhu dan putra Presiden ke-3 BJ Habibie yaitu Ilham Habibie.

PDIP dan PKB memang sempat dikabarkan akan menjalin koalisi pada sejumlah wilayah pilkada strategis; beberapa di antaranya adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Akan tetapi, rencana koalisi ini sempat goyah karena PKB belakangan justru bergabung dengan KIM Plus.

Di Jakarta, PKB bersama KIM Plus mengusung pasangan Ridwan Kamil-Suswono. Sedangkan PDIP sebagai partai tunggal mengusung kadernya sendiri yaitu Pramono Anung-Rano Karno.

Demikian pula di Jawa Timur, PDIP dan PKB sempat santer dikabarkan akan berkoalisi untuk mengusung Marzuki Mustamar dan Tri Rismaharini. Akan tetapi hal ini berpotensi batal usai putusan Mahkamah Konstitusi (MK), karena keduanya memenuhi syarat untuk mengusung jagoannya sendiri.

Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid mengatakan, partainya justru tengah intensif menjalin komunikasi dengan PPP pada Pilkada Jawa Barat. Dia berkukuh untuk mengusung Ketua Dewan Syuro PKB Jawa Barat Acep Adang Ruhiat sebagai calon gubernur.

READ BACA BOS KU!!!!  JARI : Berkacalah Indonesia “Kemunduran Romawi”

Sebagai pendamping, PKB rencananya ingin PPP mengusung Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno sebagai calon wakil gubernur.

Di sisi lain, PDIP memang nampak ngotot meminta jatah kursi cagub pada rekan koalisinya di Pilkada Jawa Barat. Belakangan, partai berlambang kepala banteng tersebut sempat menetapkan anggota DPR dari Dapil Jawa Barat VII, Ono Surono sebagai cagub. [Frg]