Rumah Warga di Sumbar Banjir dan Hanyut

 PADANG – Empat kabupaten/kota di Sumatera Barat (Sumbar) dilanda banjir akibat hujan lebat sejak Kamis (7/3/2024) siang. Empat daerah yang dimaksud adalah Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Limapuluh Kota, dan Kabupaten Pasaman Barat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Rudy Rinaldy mengatakan, di Kota Padang terdapat empat kecamatan terparah yang terdampak banjir. Masing-masing Kecamatan Nanggalo, Padang Timur, Lubuk Begalung, dan Lubuk Kilangan. Banjir menghanyutkan satu unit rumah warga.

“Rumah warga yang hanyut lokasinya di Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung. Selain itu, debit air yang deras membuat saluran air PT Semen Padang jebol dan memicu banjir di Perumnas dua Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan,” ucapnya.

Tidak hanya banjir, hujan lebat juga mengakibatkan pohon tumbang di sejumlah titik. Kemudian longsor di jalan nasional, tepatnya di Lubuk Paraku, Kecamatan Lubuk Kilangan.

Sementara di Kabupaten Pasaman Barat, derasnya banjir mengakibatkan runtuhnya satu unit jembatan penghubung antara Jorong Rura Patontang dengan Jorong Penggambiran. Akses jalan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat sejak Kamis (7/3/2024) sore.

Kemudian di Kabupaten Pesisir Selatan, laporan sementara terdapat tiga kecamatan terdampak. Yakni Kecamatan IV Jurai, Batang Kapas, dan Koto XI Tarusan. Banjir tidak hanya merendam ratusan rumah warga, satu jembatan gantung di Koto Rawang, Kecamatan IV Jurai putus.

Lalu di Kabupaten Lima Puluh Kota terjadi banjir bandang, tepatnya di Nagari Banda Dalam dan Nagari Situjuah Banda. Dilaporkan lima unit rumah rusak berat, satu rusak ringan, satu musala rusak ringan, satu Puskesmas pembantu rusak ringan.

Rudy menambahkan hingga Jumat (8/3/2024) dini hari. Tim gabungan masih berada di lapangan untuk menyisir permukiman warga terdampak banjir. Kemudian melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir. [Wd]