Pramono Anung Sebut Berulang Ingin Mundur dari Kabinet Jokowi

Pramono Anung saat memberikan keterangan pers secara daring. (Tangkapan layar Youtube Sekretariat Kepresidenan)

 JAKARTA − Calon Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan sudah berkali-kali menyatakan keinginan untuk melepas jabatannya sebagai Menteri Sekretaris Kabinet Indonesia. Meski demikian, kata dia, keputusan mundur seorang menteri harus mendapat persetujuan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Saya sebenarnya secara pribadi sudah berkali-kali ingin mundur, tetapi kan tentu bisa mundur atau tidak itu tergantung dari Presiden,” kata Pramono Anung kepada wartawan, dikutip Sabtu (31/8/2024)

Dia mengatakan, akan kembali meminta izin keluar dari jajaran menteri pada Kabinet Indonesia Maju usai Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta memastikannya sebagai salah satu calon pada Pilkada Serentak mendatang.

Jika pun tak direstui, mantan Sekretaris Jenderal PDIP tersebut mengklaim, akan bersikap profesional dalam menjalani tugas sebagai menteri sekretaris kabinet. Dia memastikan tak akan menggunakan fasilitas negara dan waktu kerja untuk berkampanye.

“Sebelum naik kampanye 27 September [2024], selama belum ada keputusan untuk diizinkan mundur tentunya saya bekerja secara biasa dan profesional.” kata Pramono. “Saya akan dengan Ibu Mega [Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri] dan Presiden saya akan bicarakan.”

Menurut dia, sesuai aturan, sebenarnya hanya anggota TNI, anggota kepolisian, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang harus mengundurkan diri dari jabatannya saat maju pada Pilkada. Aturan tersebut tak mewajibkan para pemangku jabatan tinggi negara atau setara menteri.

Toh, kata Pramono, Jokowi telah memberikan izin dan dukungan kepadanya untuk menjadi cagub pada Pilkada DKI Jakarta. Bahkan, presiden yang juga pernah menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta tersebut memberikan tantangan khusus kepada Pramono.

“Apa yang menjadi tantangan [dari] Bapak Jokowi kepada saya untuk turun 12 titik sehari, baik pak saya bilang baik pak, saya akan fight untuk 12 titik, dan mungkin lebih dari itu,” ujar dia.

READ BACA BOS KU!!!!  JARI : Filsafat Yunani dan Ma'rifatullah

Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi memang telah memberikan izin terhadap Menteri Sosial Tri Rismaharini untuk mundur karena menjadi calon gubernur pada Pilkada Jawa Timur. [Fik]