PALI − Tanah abang selatan merupakan salah satu desa yang terletak di pesisir sungai Lematang, sungai ini adalah satu-satunya sumber air yang dapat di manfaatkan ketika memasuki musim kemarau.
Ketika musim kemarau sungai ini surut dan muncul hamparan pasir sepanjang Desa Tanah Abang Selatan yang sekarang banyak dikunjungi oleh masyarakat, baik masyarakat desa sendiri maupun masyarakat sekitar desa tanah abang selatan dan menjadi salah satu Destinasi Pariwisata yang begitu ramai di kunjungi orang ketika sore.
“Mandi ke Bungen” itulah sebutan masyarakat disini, Bungen sendiri berati pasir.
Saat awak media Kompasfakta.com melakukan giat peninjauan dilapangan, Arli Firgianto AM.Rad Selaku Penggiat Budaya dan Ketua Kelompok Sadar Wisata kab. Pali mengatakan “ Alhamdulillah Bungen Lematang begitu ramai di kunjungi baik dari desa asli ataupun desa-desa tetangga, ada yang sengaja ingin mandi dan ada juga yang hanya berwisata santai dengan keluarga.” Minggu [15/10/23].
Untuk tahun depan akan kita coba kembangan dan manfaatkan ini dengan mengandeng pemuda serta pemudi masyarakat dan pemerintah desa,” tuturnya.
Di tempat yang sama Kepala Desa Tanah Abang Selatan Ahmad Sartono mengungkapkan, “ Kami dari Pemerintah Desa Tanah Abang Selatan sangat senang karena dengan dampak El nino yang membuat sungai Lematang mengering ini menjadi viral, ribuan orang datang kesini yang artinya dapat membantu perekonomian masyarakat disini.”
“Ini juga bentuk dari keseriusan pemerintah desa akan pariwisata ini kami bersama dengan BPD, IRMAS, Karang Taruna, Pemuda-pemudi dan Masyarakat mengadakan gotong royong pembersihan sampah dan pemasangan umbul-umbul untuk peringatan batasan yang boleh di jadikan tempat mandi sebagai himbauan keselamatan,” ujarnya. [Jul]