− Calon Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menerima percobaan penembakan saat berkampanye di Butler, Pennsylvania, dalam sebuah pertemuan umum Partai Republik.
Usai mengalami penembakan itu, Trump sempat membungkuk dan terjatuh. Orang lain yang ikut rapat juga tampak terluka, menurut seseorang yang hadir dalam acara tersebut, berdasarkan laporan Bloomberg News.
Setelah perlahan berdiri, Trump langsung mengacungkan tinjunya ke udara dan melambaikan tangan ke arah penonton sebelum keluar dari panggung bersama para pengawalnya. Terlihat juga ada darah di telinga sekunder.
Setelah tembakan dilepaskan, para peserta rapat umum mengarahkan badannya ke tanah secara otomatis, menunduk untuk berlindung. Polisi meminta penonton untuk meninggalkan acara tersebut.
Banyak yang mendengarkan dan bergegas pergi, terutama mereka yang mempunyai anak. Sementara kerumunan lainnya berdesakan hingga menyebabkan perkelahian kecil saat berhamburan keluar lokasi.
Kejadian itu terjadi sekitar pukul 18.13 waktu New York, hanya beberapa menit setelah Trump mulai berbicara di atas panggung. David McCormick, mantan CEO Bridgewater Associates yang menjadi kandidat Senat dari Partai Republik, hadir dalam rapat umum tersebut.
Usai kejadian tersebut, Dinas Rahasia AS mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kondisi Trump aman dan mereka telah menerapkan langkah-langkah perlindungan.
“Saat ini sedang dilakukan penyelidikan oleh Dinas Rahasia dan informasi lebih lanjut akan dirilis jika tersedia,” kata Anthony Guglielmi, juru bicara badan tersebut dalam sebuah postingan di X.
Sementara itu, Biro Investigasi Federal (FBI) dan Kepolisian Negara Bagian Pennsylvania berada di lokasi untuk membantu penyelidikan, kata lembaga tersebut. [Si]