Kodim Lubuklinggau: Waspada Banjir Susulan

Kondisi banjir di Kab. Muratara, Lubuklinggau, Sumsel. Kamis, (18/4/2024). Kodim Lubuklinggau meminta masyarakat waspada hujan dan banjir susulan. (Foto:Kodim 0406/Lubuklinggau).

 LUBUKLINGGAU − Banjir bandang di wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) telah memutuskan sembilan jembatan gantung sebagai jembatan penghubung antardesa. Kodim 0406/Lubuklinggau telah mensosialisasikan agar masyarakat tetap waspada saat hujan terjadi siang hingga sore hari.

“Kalau sudah terjadi hujan siang sampe sore apalagi malam, kita semua harus waspada. Banjir akan berbahaya apabila terjadi saat malam, warga sedang tertidur lelap,” kata Kasdim 0406/Lubuklinggau, Mayor Inf Nur Sigit Prasetya, Sabtu (20/4/2024).

Masyarakat juga dihimbau untuk tetap menjaga kesehatan, mengingat potensi penyakit saat hujan hingga banjir melanda. “Kita juga ada sarana kesehatan dapat dimanfaatkan masyarakat,” tutupnya.

Sebagai Bentuk kepedulian TNI AD terhadap bencana alam banjir, Kepala Staf Kodim 0406 Lubuk Linggau meninjau lokasi banjir sekaligus memberi bantuan makanan. Hal itu disampaikan Kasdim 0406/Lubuklinggau Mayor Inf Nur Sigit Prasetya.

Ia menyebut ada Sembilan jembatan yang putus karena banjir bandang tersebut. “Salah satu jembatan yang putus adalahjembatan beton permanen akses penghubung antara desa Sukamenang ke desa Rantau Telang dan Tanjung Agung,” ujarnya.

“Pada hari ini kita langsung tinjau lokasi banjir yang terjadi di wilayah Muratara. ini merupakan bentuk kepedulian kami TNI AD terutama Kodim 0406 Lubuk Linggau terhadap musibah yang terjadi,” imbuhnya.

Kasdim juga menghimbau kepada para Babinsa dan Danramil untuk terus berkoordinasi dengan pihak Pemda, BPBD dan instansi terkait lainnya. “Kami juga terus berusaha semampu kami untuk membantu masyarakat dalam evakuasi, memberi bantuan makanan maupun bantuan Penyeberangan dll,” ucapnya. [Aa]