Jokowi Sebut Freeport Sudah milik Indonesia

Presiden Joko Widodo memberikan sambutan sekaligus membuka kongres Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia ke-XII Tahun 2024 di Jakarta, Kamis (28/3/2024). Kongres tersebut mengambil tema "Kepemimpinan Berkelanjutan Menyongsong Indonesia Emas 2045". ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/Spt.

 JAKARTA − Presiden Joko Widodo menyebut, rencana agar Indonesia dapat menambah kepemilikan saham PT Freeport Indonesia tidak dapat sambutan positif. Rencana agar Indonesia menjadi pemilik 61 persen saham justru diejek.

“Kadang-kadang ini kok di dalam negeri kita ambil seperti ini ngga ada yang dukung, diem-diem saja, malah sebagian mem-bully. Tapi saya sudah biasa dihina, difitnah, dicacimaki, diejek, saya terus saja, kalau saya yakini bener, saya akan terus,” ujar Presiden Joko Widodo, dalam acara Kongres HikmahBudhi, Kamis (28/3/2024).

Menurut Presiden, saat ini Freeport Indonesia sudah bukan lagi perusahaan milik Amerika Serikat. “¿, milik negara kita,” ucap Presiden.

Posisi mayoritas kepemilikan RI di Freeport Indonesia membuat pendapatan negara bertambah. Sehingga dengan rencana penambahan saham di Freeport Indonesia menjadi 61 persen akan semakin menguntungkan negara.

Presiden juga menegaskan, bahwa dirinya tetap konsisten dengan hilirisasi, termasuk pengembangan digitalisasi hingga ekonomi hijau. Sebagai arah pembangunan Indonesia untuk menjadi negara maju. [Pr]