Jokowi Akui IKN Baru Beres 15%

JAKARTA − Presiden Joko Widodo mengakui proyek IKN baru rampung sekitar 15% pada Agustus ini.

Jokowi juga mengakui penundaan pemindahan kantor kepresidenan yang mulanya direncanakan pada Juli ini.

“Mungkin… 15% Agustus ini. Masih memerlukan investasi dari dalam maupun luar, itu yang masih kita kejar,” ujar Jokowi di Lanud Halim Perdanakusumah, Selasa (16/7/2024).

Salah satu kendala yang diungkapkan Jokowi memang cuaca. Dia mengatakan bahwa proyek IKN belakangan ini juga terkendala karena hujan terus menerus.

“Lihat ke IKN, tiap hari hujan terus, hujan deras banget jadi memang pekerjaan banyak yang mundur,” ujar Jokowi.

“Biasa kalau proyek besar. IKN ini dibangun dalam proyek jangka panjang. Mungkin 15-20 tahun. Jangan dibayangkan upacara Agustus itu jadi semuanya,” ujar Jokowi menjelaskan.

Sebelumnya, BMKG mengaku akan mendukung pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN). Cara yang dilakukan salah satunya mengintensifkan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dengan target 22 hari tanpa hujan di ibu kota baru.

Operasi ini sebagai tindak lanjut dari arahan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang mengeluhkan kondisi cuaca yang menghambat pembangunan fasilitas IKN.

“Sejak 1 Juni 2024 sampai 12 Juni 2024 saat Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) belum diterapkan, kejadian hujan terus terjadi di IKN. Kemudian setelah ada penerapan TMC, pada 14 Juni 2024 sampai 16 Juni 2024 praktis tidak ada hujan. Operasi TMC kali ini menargetkan 22 hari tanpa hujan sehingga pembangunan infrastruktur bisa optimal,” ujar Plt Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati dalam unggahan di akun Instagram resmi BMKG, dikutip Senin (15/7/2024). [Bb/Red]