JAKARTA – Debat calon presiden akan kembali digelar pada akhir pekan ini, Minggu, 4 Februari 2024. Debat pamungkas ini mengangkat tema besar kesejahteraan sosial, pembangunan SDM, dan inklusi dengan sub tema meliputi pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, kebudayaan, teknologi informasi, kesejahteraan sosial, dan inklusi.
Dosen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Dr. Wakhudin MPd, menilai calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan akan kembali menguasai debat putaran terakhir tersebut. Karena tema debat yang akan diangkat ini sesuai dengan konsen Anies selama ini, terutama terkait pembangunan SDM dan pendidikan.
“Ya, sudah kelihatan banget (Anies akan unggul). (Temanya) itu Anies Baswedan banget,” jelasnya Kamis, 1 Februari 2024.
Dia menjelaskan latar belakang pendidikan capres yang berpasangan dengan Muhaimin Iskandar tersebut memang ilmu ekonomi. Tapi Anies fasih berbicara topik apa pun terutama pendidikan.
Menariknya, suami cucu Pahlawan Nasional AR Baswedan tersebut tidak hanya pandai berbicara dan kaya gagasan, tapi juga sudah mewujudkannya bahkan jauh sebelum menjadi pejabat pemerintah.
“Gagasan dia lengkap (tentang pendidikan). Praktiknya, dari awal dia sudah mengirimkan anak-anak muda mengajar ke daerah-daerah terpencil. Dan dia punya pengalaman, pernah menjadi Mendikbud. Jadi track record-nya baik. Justru dia dipecat (sebagai menteri) karena dia benar,” sambung Wakhudin.
Tentu saja, lanjutnya, pengalaman yang paling berharga dari Anies Baswedan adalah ketika menjadi Gubernur DKI Jakarta. Selama lima tahun penuh memimpin Jakarta, Anies telah menunjukkan kepemimpinannya bisa menggerakkan banyak orang untuk mencapai apa yang menjadi targetnya, yaitu “Maju Kotanya Bahagia Warganya”.
“Dan terbukti menjadi manajer, gubernur, itu pengalaman yang luar biasa. Dia mampu menggerakkan orang, mampu memotivasi orang untuk bekerja sesuai dengan track-nya. Itu luar biasa. Tidak semua orang bisa begitu,” ungkapnya.
Dengan gagasan, track record terlebih dengan tingkat pendidikan paling tinggi dari semua calon presiden, Wakhudin yakin doktor jebolan Northern Illinois University, Amerika Serikat, itu akan unggul ketika berdebat dengan dua kandidat lainnya. Terutama saat berhadapan dengan capres nomor urut 2, Prabowo Subianto.
“Apalagi Pak Prabowo tidak lagi fokus, karena sepuh. Di beberapa video yang viral kelihatan (Prabowo) lelah sekali. Saya menduga kalimatnya seperti debat-debat yang lalu saat kalah konsep, ‘Pak Anies Pak Anies’, ‘Sorry ye.’ Kalimat-kalimat yang aneh. Intinya dia hanya omon-omon saja,” tandasnya. [Kba/Kf]