KERINCI − Ribuan warga di sejumlah Kecamatan di Kabupaten Kerinci, Jambi terpaksa mengungsi akibat banjir yang terjadi sejak Minggu (31/12/2023).
Banjir yang menggenangi sejumlah kecamatan di Kabupaten Kerinci disebabkan meluapnya air Sungai Batang Merao akibat tingginya curah hujan dalam beberapa waktu belakangan. Kecamatan yang dilanda banjir yakni Depati Tujuh, Air Hangat, Air Hangat Barat, Siulak, Siulak Mukai, dan Gunung Kerinci.
Di Kecamatan Depati Tujuh, banjir menggenangi fasilitas pendidikan yang ada di Desa Belui dan Desa Tebat Ijuk. Kemudian di Kecamatan Air Hangat, banjir merendam 254 unit rumah di Desa Koto Dua Lama, sehingga menyebabkan 1.107 warga dari 407 kepala kekuarga (KK) mengungsi ke tempat aman.
Banjir juga merendam 198 unit rumah di Desa Balai Semurup, yang membuat 645 warga dari 79 KK terpaksa mengungsi. Selanjutnya di Desa Koto Diair, banjir meremdam 84 unit rumah dan menyeabkan 100 warga dari 84 KK mengungsi. Masih di wilayah Kecamatan Air Hangat, banjir juga merendam 22 unit rumah di Desa Koto Majidin.
Sementara itu di Kecamatan Air Hangat Barat, banjir merendam 55 unit rumah dan 1 fasilitas pendidikan di Desa Koto Dua Baru, serta menyebabkan 260 warga dari 70 KK mengungsi. Banjir juga merendam 57 unit rumah di Desa Koto Datuk, dan menyebabkan 200 warga dari 81 KK mengungsi ke tempat aman.
Di Desa Koto Tengah, banjir merendam 24 unit rumah dan menyebabkan 51 warga dari 22 KK terpaksa mengungsi. Sebanyak 173 rumah di Desa Koto Cayo juga terendam banjir, dan 360 warga dari 121 KK harus mengungsi.
Berikutnya di Kecanatan Siulak, banjir menyebabkan 2 unit rumah di Desa Koto Lebuh Tinggi mengalami rusak berat, dan 2 rumah lainnya rusak ringan. Banjir di Desa Koto Lebuh Tinggi juga menyebabkan 15 warga dari 4 KK mengungsi. Di Desa Lubuk Nagodang, 3 warga juga harus diungsikan.
Selain itu, banjir di Kecamatan Siulak juga membuat lima ruas jalan di Desa Sungai Pegeh mengalami rusak sedang.
Selanjutnya di Kecamatan Gunung Kerinci, banjir merendam 7 unit rumah di Desa Siulak Deras, dan menyebabkan 20 ekor ternak mati. Banjir di Desa Siulak Deras juga menyebabkan 43 warga dari 11 KK mengungsi ke tempat yang aman.
Sementara itu, di Kecamatan Siulak Mulai banjir menyebabkan 15 ruas jalan di Desa Mukai Tinggi rusak berat. Banjir juga menyebabkan 58 unit rumah di Desa Mukai Hilir terendam, dan menyebabkan 167 warga dari 58 KK mengungsi.
“Berdasarkan data yang kami terima, setidaknya ada 2.942 warga yang mengungsi akibat banjir di Kerinci,” kata Paur Penum Subbid Penmas Bidhumas Polda Jambi, Ipda Alamsyah Amir, Senin (1/1/2024).
Dikatakannya lagi, warga yang terdampak banjir saat ini mengungsi ke rumah keluarganya yang tidak terkena banjir. Selain itu, kata Alam, ada juga warga yang mengungsi ke sekolah-sekolah dan sarana umum lainnya yang tidak terkena banjir.
Lebih lanjut, Alam mengatakan Polres Kerinci juga telah menerjunkan personel untuk membantu warga yang terdampak banjir.
“Menurut informasi, saat ini wikayah Kabupaten Kerinci masih diguyur hujan dengan intensitas tinggi,” pungkasnya. [If]