SUMENEP − Ditengah ancaman resesi global, bawang merah varietas rubaru asal Kabupaten Sumenep Jawa Timur mampu menembus pangsa pasar ekspor mancanagera dengan olahan bawang gorengnya.
Komoditas pertanian ini merupakan produk unggulan dengan kualitas bagus. Ekspor perdana bawang merah goreng asal daerah ujung timur Pulau Madura ini langsung dilepas Bupati Sumenep Acham Fauzi Wongsoyudha dan unsur terkait serta para petani.
“Ratusan kilogram bawang merah goreng jenis rubaru yang diolah petani bersama produsen BUMP Permata Indah Rubaru diangkut dalam satu kontainer untuk dikirim melalui jalur laut menuju Negeri Kincir Angin Belanda. Ekspor bawang merah goreng menunjukkan betapa kaya dan berkualitasnya potensi pertanian di Kabupaten Sumenep.” Ungkap Acham Fauzi.
“Kita semua harus bangga karena memiliki daerah dengan lahan pertanian bawang merah mampu menembus ekspor hingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya petani,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Sumenep mencoba mengembangkan pemasaran produk bawang merah goreng hingga diharapkan bisa tembus ke pasar Negara-negara Eropa yakni Italia.
Bawang goreng khas Sumenep memiliki cita rasa yang gurih. Pembinaan bagi pelaku UMKM dan petani yang memiliki lahan terus dilakukan agar panen komoditas unggulan ini kedepan semakin baik sehingga meningkatkan kesejahteraan UMKM dan petani itu sendiri. [As]