Kementerian Kesehatan Palestina Ungkap Lebih 10 Ribu Warga Palestina Tewas Dalam 31 hari

 GAZA − Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan 10 ribu lebih warganya tewas dalam 31 hari pemboman terus-menerus Israel di Jalur Gaza. Setidaknya 10.515 orang tewas, termasuk 4.324 anak-anak, 2.823 wanita, dan 649 orang lanjut usia.

Lebih dari 26.000 orang terluka dan 2.550 orang, termasuk 1.350 anak-anak, hilang di Jalur Gaza. Mereka terkubur di bawah reruntuhan rumah yang hancur akibat serangan udara Israel.

Di Tepi Barat, pasukan pendudukan Israel membunuh 163 warga Palestina dan melukai 2.400 lainnya sejak 7 Oktober. Informasi tersebut diungkap Kementerian Kesehatan dalam pembaruan jumlah korban warga Palestina terkini pada Rabu (8/11/2023).

Sementara, enam warga sipil Palestina tewas akibat bombardir pesawat tempur Israel pada Kamis (9/11/2023) subuh. Laporan Kantor Berita Palestina WAFA mengungkap rudal-rudal Israel mendarat di rumah keluarga Abu Khater di Bani Suhaila.

Rumah tersebut berada di timur kota Khan Yunis, di Jalur Gaza selatan. Mereka dan sejumlah warga yang terluka dipindahkan ke Rumah Sakit Nasser di kota itu.

Sementara, rudal Israel juga melukai puluhan warga saat mendarat di rumah keluarga Al-Muraiti di Shawa Square Kota Gaza. Mereka dipindahkan ke Kompleks Medis Al-Shifa, sebelah barat Gaza.

Pesawat-pesawat tempur Israel juga menargetkan sebuah rumah di lingkungan Al-Tuffah, timur Gaza, dan melukai sejumlah warga. Pengeboman sebuah rumah di kamp Jabalia juga terjadi dan meratakan bangunannya, sementara penghuninya masih berada di bawah reruntuhan.