Musim Hujan dan Cuaca Ekstrem, Nelayan Kepulauan Seribu Diminta Hati-hati

 JAKARTA − Bupati Kepulauan Seribu Junaedi meminta nelayan di wilayahnya tidak mengabaikan keselamatan saat melaut. Sebab, saat ini Jakarta dilanda musim hujan dan cuaca ekstrem.

“Tetap hati-hati, meskipun masyarakat sudah terbiasa dan paham akan cuaca di sana. Namun tetap saja menjaga keselamatan diri agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Junaedi saat dikonfirmasi, Sabtu (6/1/2024).

Wilayah Jakarta memasuki musim angin barat, sehingga dapat menjadi hambatan nelayan untuk melaut. Gelombang tinggi dan cuaca yang tidak mendukung, diharapkan menjadi perhatian para nelayan dan tidak memaksakan diri berlayar.

Junaedi mengimbau masyarakat juga mewaspadai potensi curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. “Kami bersama jajaran pengamanan lainnya juga sudah berkoordinasi, bergerak cepat apabila terjadi gejala dan terjadi bencana,” ujarnya.

Pihak BMKG sebelumnya menyebutkan, dalam sepekan terakhir, hujan lebat turut memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, di beberapa daerah. Bahkan, untuk 3-10 Januari 2024 perlu diwaspadai potensi hujan intensitas sedang hingga lebat di wilayah DKI Jakarta.

Sedangkan di Kepulauan Seribu, keadaan saat ini sebenarnya sudah diprediksi nelayan, karena cuaca buruk/angin barat terjadi setiap tahun. Nelayan sudah mengantisipasi dengan mengatur pendapatan sebelumnya untuk biaya hidup selama tidak melaut. [Rs]