Spanduk ‘ANIES PRESIDEN KHILAFAH’ Bukan Dari Relawan ANIES, Siapa Berulah?
Oleh : Ahmad Khozinudin
Relawan Pendukung Anies yang berbasis di Jawa Barat bernama ‘JABAR MANIES’, menyatakan tidak perlu ada klarifikasi dari NasDem dan PKB terkait spanduk atau poster yang disinggung Ade Armando. Menurut Tarmidzi Yusuf, selaku Ketua Umum ‘JABAR MANIES’, spanduk tersebut BUKAN dari NasDem, PKB, bukan pula dari Relawan dan Simpatisan Anies Baswedan.
Menurutnya, Justru yang harus MENGKLARIFIKASI spanduk tersebut adalah ADE ARMANDO sendiri. Lalu dirinya mengutip firman Allah SWT:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ
“Wahai orang- orang yang beriman, jika ada seorang faasiq datang kepada kalian dengan membawa suatu berita penting, maka tabayyunlah (telitilah dulu), agar jangan sampai kalian menimpakan suatu bahaya pada suatu kaum atas dasar kebodohan, kemudian akhirnya kalian menjadi menyesal atas perlakuan kalian.”
[al-Hujurât/49:6].
Masih menurut Tarmidzi Yusuf, Kemungkinan besar spanduk tersebut berasal dari PIHAK TERTENTU yang bertujuan mendeskreditkan Anies Baswedan dan mengadu domba umat Islam.
Menarik untuk dikaji lebih lanjut klarifikasi dari Relawan JABAR MANIES yang dibuat pada tanggal 11 September 2023 tersebut. Dari klarifikasi JABAR MANIES dapat diketahui bahwa spanduk atau poster ‘ANIES PRESIDEN KHILAFAH’ bukanlah dibuat oleh relawan JABAR MANIES.
Namun untuk klaim itu bukan dibuat oleh NasDem dan PKB, masih perlu dipastikan. Mengingat, klarifikasi JABAR MANIES hanya berlaku bagi organisasinya, tidak berlaku bagi NasDem dan PKB.
Soal apakah poster tersebut dibuat NasDem dan PKB atau bukan, maka yang memiliki kompetensi untuk mengklarifikasi adalah NasDem dan PKB sendiri. Bukan Relawan Anies yang terhimpun dalam JABAR MANIES.
Karena itu, klarifikasi dari NasDem dan PKB tetap dibutuhkan. Kecuali, NasDem dan PKB mengambil sikap diam sebagai konfirmasi pembenaran bahwa poster tersebut memang buatan NasDem dan PKB.
Adapun soal asumsi spanduk tersebut dibuat oleh pihak yang tidak bertanggungjawab, justru karena itulah pentingnya klarifikasi dari NasDem dan PKB. Umat Islam juga tak ingin, ada capres yang risih pada ajaran Islam Khilafah, sehingga menjauhi asosiasi atau tak mau dikaitkan dengan Khilafah.
Sebagai seorang Muslim, semua capres semestinya bangga dengan ajaran Islam Khilafah. Wajib terbuka menyatakan pro Khilafah, dan akan mengejawantahkan nilai nilai Khilafah di pemerintahan saat berkuasa. Bukan menghindari karena takut akan labelisasi. Kalau capres menghindari khilafah, umat juga punya sikap untuk menghindari dan tidak memilihnya.
Siapa saja Capres yang pro ajaran Islam Khilafah, maka layak untuk didukung dan dimenangkan. Siapa saja yang membenci atau menghindari, harus dievaluasi karena bisa saja sikap itu adalah konfirmasi Capres mengidap Islamophobia.
Bagi kita umat Islam, sangat penting untuk mengetahui mana capres pro ajaran Islam Khilafah, mana yang menentang. Sebab, preferensi politik umat akan sangat dipengaruhi pada tingkat kesalehan Capres dan dukungannya pada ide dan ajaran Islam.
Kembali ke pokok pikiran tulisan ini, kalau spanduk ‘ANIES PRESIDEN KHILAFAH’ bukan bikinan Relawan JABAR MANIES, lalu bikinan siapa? Bikinan NasDem dan PKB? Atau siapa berulah? Ade Armando kah? [].