GAZA − Israel melakukan serangan terhadap sekolah milik Badan Pekerjaan dan Pemulihan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA). Serangan yang terjadi di sekolah Al-Jaouni, di kamp pengungsi Nuseirat di Gaza Tengah, Sabtu (6/7/2024) telah menyebabkan 16 orang meninggal dunia.
“Kami mengutuk penduduk Israel (karena) melakukan kejahatan dan pembantaian yang berkelanjutan. Terutama, terhadap warga sipil, anak-anak, dan perempuan yang juga menyebabkan 75 orang lainnya terluka,” demikian bunyi pernyataan Kantor Media Pemerintah, dikutip dari Al Jazeera.
Adapun, bangunan sekolah yang diserang dikenal dengan fasilitas Nuseirat yang dijalankan UNRWA. Ini adalah bangunan sekolah terbaru yang dibangun militer Israel sejak perang Gaza pada awal Oktober lalu.
Dalam pernyataannya, militer Israel mengatakan, militan beroperasi di bangunan yang terletak di area sekolah. Tulis CNN dalam laporannya dan tidak dapat memverifikasi klaim militer Israel secara independen.
“Lokasi ini berfungsi sebagai tempat persembunyian dan infrastruktur operasional yang mengarahkan. Bahkan, melakukan serangan terhadap pasukan IDF (Pasukan Pertahanan Israel) yang beroperasi di Jalur Gaza,” kata Militer Israel dalam pernyataannya.
Sejak perang di Gaza terjadi sekitar 38.098 warga Palestina di dunia telah meninggal dalam serangan Israel. Sementara, pada Sabtu (6/7/2024) puluhan warga Palestina, termasuk lima wartawan tewas ketika militer Israel meningkatkan pengepungan terhadap wilayah tersebut. [Jr]