Ratusan Warga Terdampak Banjir di Parigi Motong Diievakuasi

 PALU − Ratusan warga Dusun IV Desa Sibalago, Kecamatan Toribulu, Palu Sulawesi Tengah yang terisolir dievakuasi pasca-banjir bandang menerjang. Proses evakuasi terus dilakukan sampai saat ini.

Banjir menerjang wilayah Kecamatan Toribulu pada Minggu (23/6/2024) pagi sekitar pukul 04:35 Wita. Ini dampak hujan lebat yang mengguyur Parigi Moutong sejak Sabtu (22/6/2024) malam.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong, Amiruddin, Minggu (23/6/2024). “Di Kecamatan Toribulu, dua wilayah terdampak yakni Desa Sibalago dan Desa Sienjo,” katanya.

Dilaporkan wilayah terdampak parah di Desa Sibalago yakni Dusun Tompo, dimana sebagian warga mengungsi ke rumah kerabat dan kantor kepala desa. Sedangkan warga yang terisolir di Dusun IV terus dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Data sementara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong, sebanyak 29 rumah warga terdampak banjir. Mereka terdiri dari 33 Kepala Keluarga (KK) atau 110 jiwa di Desa Sienjo terpaksa mengungsi di kantor kepala desa setempat.

Dari 110 warga mengungsi, ada 12 bayi dan balita. Dua orang penyandang disabilitas, dan empat lansia.

Adapun di Desa Sibalago, sebanyak 90 KK terdampak. Satu jembatan penghubung desa terputus sehingga menyebabkan warga Desa Sibalago terisolir.

“Pemerintah daerah (pemda) sedang mengupayakan jembatan darurat supaya akses masyarakat dan bantuan logistik lancar,” ujar Amirudin. Selain itu, Pemkab Parigi Moutong juga mendirikan dapur umum sebagai sentral menyiapkan makanan siap saji untuk korban banjir.

“Kebutuhan mendesak saat ini logistik, air bersih, perbaikan jembatan, normalisasi sungai, dan alat berat,” katanya. [Ar]