BLANGPIDIE – Puluhan hektare tanaman padi di Gampong Iku Lhung, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) gagal panen musim hujan. Juma’at (09/02)
Petani mengaku pada musim kemarau tahun lalu masih bisa panen padi karena irigasi air masih berfungsi dengan baik.
Selain itu banjir telah menimbulkan kerugian besar bagi para petani. Padi yang siap panen terendam air dan tidak bisa diselamatkan.
Para petani berharap pemerintah segera turun tangan untuk mengatasi masalah ini. Mereka meminta pemerintah untuk melakukan pengerukan sungai dan membangun tebing pembatas agar banjir tidak terjadi lagi.
Keujruen Blang, Jamhir, mengatakan ada sekitar kurang lebih 50 hektare lahan di lokasi persawahan Gampong Iku Lhung yang ditanami padi gagal panen tahun ini akibat terendam banjir.
“Tahun lalu, kondisi ini sudah pernah kami sampaikan kepada Bapak Pj Bupati Abdya. Beliau sudah mengirim utusan dari pihak dinas terkait untuk melihat langsung kondisi tersebut. Namun, sampai saat ini kami belum mendapatkan informasi bagaimana kelanjutannya,” ujarnya.
Menurut dia, solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan melakukan pengerukan sungai di sekitar kawasan persawahan dan membangun tebing setinggi 17 meter untuk memisahkan 4 aliran sungai di kawasan tersebut.
“Kami berharap semoga keluhan yang pernah kami sampaikan kepada pemerintah segera ditindak lebih lanjut,” pinta Jamhir. Jamhir juga menambahkan, banjir luapan yang melanda areal persawahan Gampong Iku Lhung sudah terjadi secara berulang, dan bahkan sejumlah rumah warga juga ikut terendam. [Ka]